
Sumut — UMKM Go Digital saat ini semakin diminati, khususnya di kalangan anak muda. Keberadaan media sosial membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha hanya dengan memanfaatkan gawai yang dilengkapi kamera serta berbagai platform digital.
Era digital dinilai mampu mempermudah UMKM dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Produk UMKM kini dapat dipasarkan hingga ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi peluang yang sangat menguntungkan bagi pelaku usaha untuk memperoleh pelanggan secara lebih mudah tanpa harus memiliki toko fisik atau modal besar.
Tokoh Masyarakat Sumatera Utara, Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M, dalam wawancara terkait pengembangan UMKM berbasis digital menyampaikan bahwa digitalisasi dapat mendorong pertumbuhan UMKM agar berkembang lebih pesat dan mampu bersaing di pasar nasional.
Menurutnya, Sumatera Utara memiliki modal yang lengkap untuk melahirkan wirausaha-wirausaha baru, mulai dari ketersediaan infrastruktur, sumber daya manusia, hingga potensi pasar yang sangat besar.
“Sumatera Utara punya modal yang sangat kuat, baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, maupun market. Ini merupakan peluang besar, khususnya bagi anak muda, untuk mulai melangkah menjadi pengusaha di era digital,” ujar Dr. Parlindungan Purba, Kamis, 15 Januari 2026.
Namun demikian, ia menekankan bahwa persaingan menjadi tantangan utama dalam pengembangan UMKM di era digital. Pelaku usaha dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat dan terus belajar agar dapat bertahan di tengah ketatnya persaingan dunia online.
Dr. Parlindungan Purba menilai, pelaku UMKM harus cerdas dalam mengemas dan memasarkan produknya agar memiliki keunikan dan nilai tambah dibandingkan produk lainnya.
“Untuk bisa bertahan di dunia online, pelaku UMKM harus mengubah mindset menjadi mindset pembelajar. Persaingan dapat diantisipasi dengan menghadirkan produk yang unik, menarik, serta sesuai dengan kebutuhan pasar,” tegasnya.
Dengan strategi tersebut, produk UMKM akan memiliki daya tarik yang mampu mengikat minat calon pembeli di tengah derasnya arus persaingan digital. Ia juga mengajak para pelaku UMKM untuk memiliki daya juang yang tinggi dalam memulai usaha, tekad yang kuat untuk bertahan, serta aktif bergabung dengan komunitas UMKM lainnya guna memperluas wawasan dan pengetahuan.
“UMKM tidak boleh berjalan sendiri. Dengan bergabung dalam komunitas, pelaku usaha bisa saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat jaringan usaha,” pungkas Dr. Parlindungan Purba.


