
Balige, Toba – 22 Agustus 2025 Danau Toba kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan dunia. Ribuan pasang mata tertuju ke Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, saat perhelatan akbar Lake Toba Grand Prix 2025 resmi digelar. Ajang ini menghadirkan dua kompetisi internasional bergengsi: Aquabike Jetski World Championship (13–17 Agustus) dan F1 Powerboat World Championship (22–24 Agustus).
Atmosfer meriah sudah terasa sejak hari pertama penyelenggaraan. Lambaian bendera berbagai negara peserta berkibar di sekitar venue, menandakan hadirnya puluhan atlet dunia yang siap berlaga di atas permukaan Danau Toba. Balige seketika menjelma menjadi arena internasional yang menggabungkan keindahan alam, sportainment, dan semangat kebersamaan.
Acara pembukaan dan rangkaian Lake Toba GP 2025 dihadiri sejumlah tokoh penting, baik dari pusat maupun daerah. Hadir dalam kesempatan itu:

- Wakil Bupati Toba, (Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si) yang mewakili Pemerintah Kabupaten Toba sebagai tuan rumah.
- Kepala Basarnas (Kabasarnas) Marsda Mohammad Syafii, beserta jajaran yang memastikan jalannya lomba berlangsung aman dengan kesiapan penuh tim SAR.
- Perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, InJourney, dan MGPA (Mandala Graha Perkasa) sebagai pihak penyelenggara.
- Tokoh Masyarakat, Penggerak Perubahan dan Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr.Parlindungan Purba, S.H., M.M
- Tokoh masyarakat dan komunitas lokal yang turut serta menyukseskan acara, termasuk pelaku UMKM, penggiat pariwisata, serta relawan.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung event berskala dunia. Tidak hanya pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga lembaga keselamatan, sektor swasta, hingga masyarakat akar rumput turut ambil bagian.
Di tengah suasana meriah, Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya event internasional ini. Dengan penuh semangat, ia menegaskan bahwa Lake Toba GP membawa lebih dari sekadar kompetisi olahraga:
“Lake Toba GP bukan hanya sekadar tontonan olahraga, tetapi juga momentum memperkuat posisi Danau Toba sebagai ikon sport tourism dunia. Ribuan wisatawan domestik dan mancanegara yang hadir adalah peluang emas bagi masyarakat untuk bergerak di sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan UMKM. Saya percaya bahwa jika kolaborasi ini terus dijaga, manfaat dari ajang ini akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.”Ujarnya.
Kompetisi F1 Powerboat tahun ini diikuti oleh pembalap dari berbagai negara, termasuk tim dari Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Mereka membawa teknologi kapal tercepat dan strategi terbaik untuk menaklukkan ombak Danau Toba. Dengan lintasan alami yang menantang, Danau Toba memberikan pengalaman berbeda dibanding sirkuit buatan di negara lain.

Para penonton yang memadati tribun dan tepi danau tampak antusias menyaksikan jalannya lomba. Sorak-sorai pecah setiap kali para pembalap melesat kencang, membelah air, meninggalkan jejak putih yang menghiasi permukaan danau.
Event internasional ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat lokal. Sejak persiapan hingga penyelenggaraan, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat.
Gelaran Lake Toba GP 2025 tidak hanya menghadirkan adrenalin dari kecepatan jet ski dan powerboat, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang kebersamaan dan harapan baru bagi masyarakat. Dr. Parlindungan Purba menutup dengan pesan optimis:
“Danau Toba harus menjadi kebanggaan kita semua. Melalui event seperti ini, kita tunjukkan kepada dunia bahwa Sumatera Utara siap menjadi tuan rumah sport tourism internasional.”
Danau Toba pun kini tidak lagi hanya dikenal sebagai danau vulkanik terbesar di dunia, tetapi juga sebagai panggung olahraga air kelas dunia yang mempersatukan banyak bangsa.