Dorong Peningkatan Dokter Berkualitas dan Ekosistem Olahraga Maju, LPDP Buka Beasiswa Keolahragaan serta Dokter Spesialis dan Subspesialis

Sumut – Kabar baik untuk para atlet dan insan olahraga itu masih berlanjut. Beasiswa Kerjasama Khusus LPDP Keolahragaan turut dibuka dalam Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 bersamaan dengan Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE.

Beasiswa Keolahragaan terdiri dari dua jenis jalur yaitu Peningkatan Prestasi dan Penghargaan Prestasi. Beasiswa Peningkatan Prestasi secara umum diperuntukkan bagi olahragawan, mantan olahragawan, tenaga olahraga seperti wasit, fisioterapis, ahli gizi, sport entrepreneur, dan banyak lagi yang ingin meningkatkan kompetensi melalui jenjang pendidikan tinggi.

Sementara itu jalur Penghargaan Prestasi ditujukan sebagai bentuk apresiasi kepada olahragawan dan mantan olahragawan yang pernah mendapat salah satu prestasi di bidang keolahragaan di tingkat internasional seperti level Olimpiade, Asian Games, atau Sea Games.

Keberadaan Beasiswa Keolahragaan sangat penting untuk menjawab kebutuhan industri olahraga modern dengan cara meningkatkan taraf SDM para atlet dan perangkat olahraga di dalamnya melalui pendidikan terbaik. Atlet modern tidak lagi cukup dipandang unggul secara fisik saja, tetapi harus memiliki kecerdasan intelektual.

“Programnya sangat terbuka untuk para pelaku pegiat olahgraga untuk mengambil program S2 (dan S3) di luar maupun dalam negeri untuk bidang-bidang yang sangat dibutuhkan untuk kemajuan olahraga nasional untuk menjadi prestasi dunia.” ujar Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso dalam Webinar Sosialisasi Beasiswa LPDP Kerja Sama Keolahragaan pada Rabu (28/1) siang.

Kontribusi para penerima Beasiswa Keolahragaan diharapkan dapat memperkuat pembangunan olahraga nasional, baik melalui pembinaan atlet, riset keolahragaan, pengembangan kebijakan, maupun peningkatan kualitas manajemen dan industri olahraga.

Kemudian ada Beasiswa Kerjasama Khusus dengan Kementerian Kesehatan yaitu untuk Dokter Spesialis dan Subspesialis yang turut dibuka untuk para dokter Indonesia yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) aktif. Seperti diketahui umum, kebutuhan tenaga dokter spesialis dan subspesialis di Indonesia ini masih tinggi untuk pemerataan akses kesehatan hingga pelosok.

Tujuan utama adanya Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis adalah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tersebut. Adapun bidang prioritas yang telah diatur adalah penyakit jantung, stroke, urologi, kanker, kesehatan anak, dan banyak lagi.

Diharapkan para dokter lulusan nantinya tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas layanan medis di institusi dan daerah penugasan, tetapi juga berperan aktif dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, pengembangan keilmuan kedokteran.

Untuk menyimak rekaman lengkap Webinar Sosialisasi Beasiswa Keolahragaan dapat dilihat di kanal YouTube LPDP RI. Simak juga persyaratan lengkap dan pendaftaran Beasiswa Keolahragaan di buku panduan yang dapat diakses di laman resmi LPDP.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top