
Medan — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan, Sumut mengerahkan 150 personel dan 20 unit mobil pemadam untuk memadamkan api yang membakar pabrik sandal.
“Kita lakukan beberapa shift. Personel bergantian terus,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Medan Wandro Malau di Medan, Rabu.
Wandro mengatakan seluruh personel dan armada yang dikerahkan hingga saat ini masih terus berjibaku menjinakkan ‘si jago merah’
Ia mengatakan proses pemadaman yang dilakukan sejak Selasa (27/1) pukul 22.00 WIB telah mencapai 95 persen.
“Kalau tidak ada hambatan masuk tahap proses pendinginan. Sudah 95 persen proses pemadamannya,” kata dia.
Selain dari Damkarmat Medan, Wandro mengatakan proses pemadaman pabrik yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli tersebut juga melibatkan pemangku kebijakan terkait.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polres Belawan. Brimob Sumut, Kabupaten Deliserdang, Kota Binjai dan pihak swasta juga mengerahkan armadanya.
“Luas area dari pemilik menyampaikan lebih kurang tiga hektare. ada tiga pintu. Pintu satu api langsung membesar,” kata dia.
Dugaan penyebab kebakaran, Wandro mengatakan belum dapat disampaikan karena masih proses pemadaman.
“Belum tau. Saat ini kita masih fokus proses pemadaman,” ujarnya.


