
Medan — PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menyalakan listrik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 339 Pulo Tamang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, menggunakan inovasi SuperSUN.
“Kehadiran listrik itu membuat proses belajar-mengajar di sekolah yang sebelumnya belum terjangkau jaringan listrik konvensional,” ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Selasa.
Ia mengatakan dengan adanya program SuperSUN merupakan solusi konkret bagi wilayah yang secara geografis sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
Menurut dia, program tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui PLN untuk memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal karena keterbatasan energi.
“Listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga membuka akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, ketika sekolah di wilayah terluar dan terpencil mendapatkan listrik yang andal, di situlah harapan tumbuh dan kualitas generasi penerus mulai dibangun.
Mundhakir mengatakan pemanfaatan energi surya melalui SuperSUN sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju bauran energi bersih dan rendah emisi, khususnya untuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Melalui program tersebut, PLN terus memperluas akses energi terbarukan sebagai bagian dari komitmen mendukung pemerataan pendidikan dan percepatan transisi energi nasional.
Manager PLN UP3 Padangsidimpuan Irham Sofwan menambahkan program SuperSUN menjadi solusi konkret bagi wilayah yang secara geografis sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
“Kami berharap kehadiran listrik ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka peluang kemajuan bagi masyarakat Pulo Tamang,” ujar dia.
Perusahaannya, kata Mudhakir, berkomitmen melanjutkan inovasi layanan kelistrikan berwawasan lingkungan guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan.


