Bangun Jejaring, ULaMM Sibuhuan Satukan Pelaku UMKM Lewat Komunitas Bisnis

Karo — Penguatan jejaring usaha menjadi kunci penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan. Inilah yang menjadi fokus utama Pertemuan Komunitas Bisnis (PKB) yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Sibuhuan, Selasa (27/1/2026).

Berbeda dari pelatihan formal pada umumnya, PKB kali ini dirancang sebagai ruang temu antarpelaku usaha. Sebanyak 20 nasabah UMKM binaan ULaMM Sibuhuan dipertemukan untuk saling berbagi pengalaman, membuka peluang kolaborasi, sekaligus memperluas jaringan pasar.

Kepala Unit ULaMM Sibuhuan, Abdul Salam Lubis, mengatakan bahwa tantangan UMKM saat ini tidak hanya soal permodalan, tetapi juga keterbatasan akses informasi dan jejaring usaha.
“Melalui forum ini, kami ingin para nasabah tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan saling terhubung dan berkolaborasi, peluang untuk berkembang akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan PNM tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan, melainkan berlanjut pada penguatan kapasitas dan kepercayaan diri pelaku usaha agar mampu naik kelas secara berkelanjutan.

PKB ULaMM Sibuhuan sendiri merupakan bagian dari wilayah kerja PNM Cabang Kabanjahe. Pimpinan Cabang PNM Kabanjahe, Daniel Silitonga, menegaskan bahwa pendekatan komunitas menjadi strategi penting dalam pemberdayaan UMKM di daerah.

“PNM hadir tidak hanya membawa modal finansial, tetapi juga modal intelektual dan modal sosial. Kami ingin UMKM tumbuh dengan fondasi yang kuat, memiliki daya saing, dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal,” katanya.

Sebagai lembaga keuangan non-bank milik negara yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro, PNM secara konsisten mengombinasikan pembiayaan dengan pendampingan. Melalui produk ULAMM dan Mekaar, PNM membangun ekosistem usaha yang mendorong pelaku UMKM saling menguatkan.

Dengan penyelenggaraan PKB secara rutin setiap bulan, ULaMM Sibuhuan optimistis komunitas UMKM binaannya akan tumbuh lebih solid, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top