Tim SAR Sibolga dan Tapanuli Berkejaran Dengan Waktu

Sibolga — Tim SAR gabungan terus berkejaran dengan waktu untuk melakukan pencarian serta evakuasi warga terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng). Upaya ini berlangsung sejak keadaan darurat ditetapkan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa lalu.

Hujan intensitas tinggi membuat debit air di Bendungan PLTA Sipan Sipahoras meningkat tajam hingga pintu bendungan terpaksa dibuka sekitar pukul 10.00 WIB. Tindakan itu menyebabkan volume banjir di Sibolga dan Tapteng bertambah besar.

Hingga pukul 17.00 WIB, hujan belum mereda dan memicu longsor di berbagai lokasi. Pantauan di media sosial menunjukkan adanya korban jiwa akibat longsor, sementara kebutuhan evakuasi masih terus dipetakan.

Personel Pos SAR Sibolga bersama ABK KN SAR Nakula terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk mengevakuasi warga. Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi, mengerahkan seluruh kekuatan personel ke lapangan untuk merespons situasi darurat.

Daerah yang terendam banjir meliputi Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Tapian Nauli, dan Kolang. Sementara titik longsor tercatat di Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, dan Tapian Nauli.

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, banjir bandang dan longsor juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Batang Toru. Terutama di Aek Ngadol, Hutagodang, Garoga, Batuhoring, dan Hapesong Baru.

Data Korban di Tapanuli Tengah
Jumlah warga terdampak banjir di beberapa kecamatan tercatat cukup besar. Di Pandan terdapat 150 KK terdampak, Sarudik 338 KK, Barus 65 KK, Kolang 1.261 KK, Tukka 10 KK, dan Lumut 78 KK. Sementara, satu keluarga berjumlah empat orang dilaporkan menjadi korban meninggal akibat longsor.

Situasi terbaru di lapangan menunjukkan beberapa titik masih terendam air. Misalnya Jalan Sibuluan Nauli dan Simpang Tukka–Sibuluan Baru, yang juga mengalami kerusakan jembatan Fransiskus.

Longsor di Matauli mulai ditangani dengan alat berat, sementara Pondok Batu dilaporkan sudah bisa dilalui meski masih terendam. Sekitar 200 warga mengungsi di GOR Pandan dan jumlahnya terus bertambah.

Korban di Sibolga
Di Sibolga, laporan warga hilang masih diverifikasi. Data sementara menunjukkan dua orang hilang di Jalan Perjuangan, satu di Jalan Beo, satu di Lapo Uci, 10 orang di Jalan Murai, serta lebih dari tujuh orang di Jalan Kenanga, Aek Habil.

Beberapa korban juga ditemukan meninggal. Masing-masing dua orang di Jalan Perjuangan, dua di Jalan Sutoyo Lingkungan I Pasar Baru, dua di Jalan Masjid Budi Sehati, dan dua di Lapo Uci.

Tapanuli Selatan: Enam Korban Banjir Bandang
Di Tapanuli Selatan, enam warga dilaporkan meninggal akibat banjir bandang di Kecamatan Batang Toru. Data identitas korban masih menunggu pelaporan resmi keluarga kepada pihak Puskesmas.

Selain itu, tanah longsor di Hapesong Baru menimpa sebuah rumah milik Abu Musa dan menyebabkan tujuh orang terdampak. Empat korban masih tertimbun, dua dirawat di RS Bhayangkara, satu sudah kembali ke rumah, dan satu korban atas nama Tika (20 tahun) ditemukan meninggal dunia.

Evakuasi warga di ketiga wilayah dipusatkan di GOR Pandan untuk Kabupaten Tapteng dan SMPN 5 Parombunan untuk Kota Sibolga. Selain itu juga di RS Bhayangkara Batang Toru dan sejumlah titik pengungsian desa di Tapsel.

Kendala di Lapangan
Operasi SAR masih menghadapi berbagai hambatan serius karena listrik padam dan jaringan komunikasi terputus. Sementara cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menyulitkan pergerakan tim, terutama dari laut, ditambah sejumlah akses jalan ke lokasi bencana juga terputus.

Unsur SAR yang terlibat meliputi Pos SAR Sibolga, ABK KN SAR Nakula, TNI/Polri, BPBD, Polairud, dan KP Antarea. Alat yang dikerahkan antara lain dua unit rescue car, sekoci KN SAR Nakula, LCR dengan mesin 30 PK, peralatan SAR air, mountaineering, medis, alat komunikasi, drone, APD personal, dan kantong jenazah.

Upaya penyelamatan masih berlangsung dan seluruh unsur SAR tetap bersiaga. Terutama menghadapi potensi situasi yang terus berkembang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top