Haris Muhammadun, Ketua Umum MTI Terpilih 2025–2028 yang Memilik Rekam Jejak Panjang Transportasi

Jakarta — Kongres X Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) 2025 menorehkan babak baru dalam kepemimpinan organisasi profesi transportasi terbesar di Indonesia. Pada Sabtu (15/11), melalui proses aklamasi, Dr. Ir. Haris Muhammadun, ATD., M.M., IPU. resmi terpilih sebagai Ketua Umum MTI untuk masa bakti 2025–2028.

Bersamaan dengan itu, kongres menetapkan Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. sebagai Ketua Majelis Profesi dan Etik, memperkuat struktur kepemimpinan MTI di periode mendatang.

Dalam pidato perdananya, Haris menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh amanat kongres mulai dari penyusunan program kerja, pengembangan profesi, hingga pembentukan tim perumusan revisi AD/ART.
Ia menekankan bahwa penguatan MTI hanya bisa dicapai melalui kolaborasi semua unsur di dalamnya.

“Karena kami tidak bisa bekerja sendiri, tentunya kita harus bekerja bersama. Sama-sama bekerja dan sama-sama punya tekad. Jangan pernah letih untuk membangun Masyarakat Transportasi Indonesia,” ujarnya.

Seruan ini menegaskan gaya kepemimpinan Haris yang inklusif, dialogis, dan berbasis kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Kongres X juga mengamanatkan pengangkatan Ir. H. Bambang Haryo Soekartono sebagai Ketua Dewan Pembina MTI, menambah kekuatan strategis dalam perjalanan organisasi ke depan. Dengan formasi tersebut, periode 2025–2028 diharapkan menjadi momentum konsolidasi peran MTI sebagai mitra strategis pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam memajukan sistem transportasi nasional.

Figur Haris Muhammadun

Dikenal sebagai profesional dengan latar belakang teknik transportasi dan manajemen, Haris Muhammadun memiliki rekam jejak panjang dalam dunia transportasi, baik dari sisi teknis maupun kebijakan. Kombinasi pengalaman akademik, kepakaran teknis, serta interaksi intensif dengan berbagai aktor industri menjadikannya figur yang dipercaya mampu membawa MTI ke arah yang lebih progresif.

Terpilihnya Haris Muhammadun bukan hanya soal pergantian kepemimpinan, tetapi juga simbol dari harapan baru bagi MTI. Di tengah tantangan modernisasi transportasi, kebutuhan inovasi, dan dinamika kebijakan nasional, kehadirannya di pucuk pimpinan diharapkan mampu memperkuat peran MTI sebagai penjaga standar profesional, pemikir strategis, sekaligus motor perubahan transportasi Indonesia.

Dengan mandat baru dari Kongres X, MTI kini memasuki lembaran baru, lembaran yang menjanjikan kerja bersama, sinergi yang lebih kuat, serta kontribusi nyata bagi masa depan transportasi Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top